Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 20 September 2015 Episode 14 - Bagian 1

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 20 September 2015 Episode 14 - Bagian 1

ellieve.com - Cerita di episode sebelumnya..... Ditepi pantai, Cihan cerita mengenai awal pertemuan Cihan dan Dilara. Cihan mengakui kalau sebenarnya Cihan tau dia tidak akan bisa bersama Dilara tapi saat Cihan ingin putus, Dilara mengatakan kalau dia hamil. Cihan terpaksa menikahi Dilara dan menjalani kehidupannya tapi dia tidak merasakan kebahagiaan sedikitpun. Sedangkan Gulseren menceritakan kalau dia dan Ozkan sangat mencintai, mereka masih muda dan menikah tapi dia tidak menyesal dengan pernikahannya bersama Ozkan. Cihan mengatakan bahwa dia tidak bahagia, Gulseren memberikan saran agar Cihan mempertahankan kehidupannya dengan Dilara karena Dilara adalah istrinya selama 19 tahun. Gulseren pergi meninggalkan Cihan dengan wajah sedih.

Keesokan hari, Alper bertemu dengan Dilara. Entah apa kesepakatan mereka, Dilara menuruti permintaan Alper. 

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 20 September 2015 Episode 14 - Bagian 1

Ditempat kerja, Gulseren diberikan pekerjaan sangat banyak oleh atasannya. Temannya bertanya kenapa atasannya memberikan pekerjaan sangat banyak padanya seperti dia sangat dendam pada Gulseren. Gulseren menjelaskan kalau sebelumnya temannya pernah memukul atasannya itu karena itu dia sangat dendam pada Gulseren.

Saat istirahat bekerja, Derya datang menghampiri Gulseren. Derya ingin membawa Gulseren pergi secepat mungkin. Gulseren bingung dengan sedikit protes mengikuti Derya menaiki sebuah bus.

Di depan rumahnya, Keriman ingin pergi lalu tetangganya menahan Keriman pergi. Tetangga sudah mulai bercerita mengenai Gulseren yang masuk ke mobil bersama seorang laki-laki. Keriman lalu mengatakan kalau Ozkan akan kembali dan mematahkan kaki Gulseren.

Derya mengantarkan Gulseren ke perusahaan yang membuka lowongan kerja. Derya beralasan kalau dia tau karena ada temannya yang tau bahwa di sana ada lowongan kerja. Gulseren takut tidak diterima bekerja namun Derya memaksa dan meyakinkan Gulseren untuk masuk dan ikut dalam wawancara dengan manager perusahaan itu.

Didalam, Gulseren disambut oleh manager untuk interview. Manager itu berkata kalau Gulseren direkomendasikan oleh seseorang dari kantor pusat. Gulseren langsung diterima bekerja disana. Lalu Gulseren keluar dan mengajak Derya makan. Gulseren sangat senang bahkan dia membayarkan makan untuk Derya. Gulseren bilang kalau perusahaan memberikan gaji sepertiga di awal, dan itu mungkin untuk Gulseren membeli baju. Gulseren juga membayar hutangnya pada Derya. Gulseren cerita mengenai Ozkan yang ada di penjara dan minta uang tebusan. Setelah selesai bertemu dengan Gulseren, Derya pergi kembali pulang.

Diperjalanan, Derya menghubungi Cihan. Cihan bertanya apa ada yang terjadi. Derya mengatakan kalau dia sudah memberikan Gulseren pekerjaan itu. Gulseren bertanya tapi Derya beralasan kalau dia tau lowongan itu dari orang. Derya juga berterima kasih karena Gulseren layak mendapatkan pekerjaan lebih baik. Cihan meminta Derya merahasiakan itu semua dan berterimakasih pada Derya karena sudah menolongnya. Diakhir percakapan, Derya bertanya darimana Cihan bisa menemukan Derya. Cihan mengatakan kalau pengacaranya cukup cerdik bisa menemukan Derya untuknya.

Dilara menemui sahabat baik Cihan sekaligus pengacara Cihan yang mengurus semua urusan Cihan bahkan perceraiannya dengan Dilara. Dilara menuntutnya karena mendukung keputusan Cihan untuk bercerai. Dilara menyalahkan Cihan ingin pergi dari Dilara karena alasan sesuatu. Lalu dia mengatakan alasannya adalah Cihan tidak bisa membuat Dilara bahagia, karena kehidupan Dilara terlalu tinggi untuk bisa diraih oleh Cihan. Dilara tersinggung dan pergi meninggalkan pengacara Cihan.  
Baca juga :
Gulseren berjalan disekitar pasar dan tanpa sengaja melihat sebuah toko aksesoris. Gulseren masuk dan memilih sebuah kalung. Gulseren lalu membelinya dan berjalan menuju sekolah Cansu. Saat melihat Cansu keluar, Gulseren memanggil Cansu. Cansu sangat senang karena melihat Gulseren dan langsung memeluknya. Cansu bertanya kenapa Gulseren datang. Gulseren menjawab bahwa dia ingin menemui Cansu dan memberikan sesuatu. Cansu lalu memberitahu ada taman disekitar sana, Cansu dan Gulseren pergi ke taman. Ditaman, Gulseren memberikan kalung yang dia beli untuk Cansu. Gulseren mengatakan kalau kalung itu tidak mewah tapi dia ingin memberikan kenang-kenangan untuk Cansu. Cansu yang memang rendah hati lebih menyukai kalung itu apa lagi diberikan oleh ibu kandungnya sendiri. Cansu sangat senang karena ibunya memberikannya hadiah. Gulseren mengatakan kalau dulunya dia punya kalung yang diberikan oleh ibunya yang mirip dengan itu tapi kalung itu sudah hilang. Cansu semakin bahagia karena dia juga diberikan kalung oleh ibunya. Gulseren memasangkan dileher Cansu yang membuat hati Cansu berbunga-bunga.


Sedangkan Hazal baru pulang sekolah bersama Seyda. Hazal berjalan dan melihat sebuah baju dipajang di sebuah toko. Baju itu sangat mewah dan mahal. Seyda meminta Hazal tidak bermimpi lagi. Hazal mengatakan kalau dia akan makan malam dirumah ayahnya. Seyda terkejut mendengar jawaban Hazal. Hazal berjanji akan berfoto yang banyak disana untuk ditunjukkan pada Seyda agar Seyda percaya padanya.

Post a Comment