Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 17 September 2015 Episode 11 - Bagian 1

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 17 September 2015 Episode 11 - Bagian 1


ellieve.com - Cerita di episode sebelumnya..... Keesokan harinya, Cihan sudah bersiap-siap untuk pergi bekerja. Cihan melihat Dilara berdiri menatap ke luar jendela. Cihan menghampiri Dilara dan mengatakan apa Dilara sedang menyesal karena meninggalkan Cansu ditoko sendirian. Dilara berkata “aku yakin kita bisa memperbaiki semuanya”. Cihan “tidak Dilara, itu semua tidak akan bisa”. Dilara “lupakan kata-kata cerai, aku tidak akan bercerai denganmu Cihan”. Cihan “jadi kau ingin aku tinggal bersamamu sedagkan aku tidak mencintaimu”. 

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 17 September 2015 Episode 11 - Bagian 1

Dilara “Cihan sebenarnya apa salahku sampai kau kejam padaku?”. Cihan meminta Dilara memikirkannya. Dilara “aku sudah memikirkannya dan kau bahkan menampar istrimu”. Cihan mengatakan dia akan selalu minta maaf saat Dilara mengingat masalah itu. Cihan tertawa. Dilara meminta Cihan melupakan kata-kata cerai. Cihan tidak bisa tinggal serumah dan hidup bersama dengan orang yang hanya memikirkan reputasinya. Dilara tidak mau bercerai karena reputasinya jika orang tau bahwa dia bercerai sedangkan Cihan tidak peduli sama sekali.

Cihan menghampiri ayahnya dan menyapanya. Rahmi bertanya ada apa dengan mereka. Cihan pergi lalu Rahmi bertanya pada Dilara. Dilara mengatakan bahwa Cihan menginginkan bercerai dengan Dilara. Rahmi menjadi emosi dan menanyakan apa Cihan selingkuh dengan wanita lain. Dilara membantahnya dan berkata mungkin saja karena bosan sudah lama menikah. Rahmi berjanji akan mendukung Dilara.

Dilara mendatangi kamar Cansu karena sebelumnya Cihan juga mengingatkan agar Dilara hanya fokus untuk mengambil hati Cansu lagi. Cansu terbangun dan membaca pesan dari Dilara. Cansu tersenyum karena Dilara minta maaf padanya. Dilara lalu memeluk Cansu dan menciumnya, Cansu juga minta maaf karena sudah keterlaluan pada Dilara.

Dirumah Gulseren, Hazal bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Gulseren meminta Hazal untuk istirahat saja tapi Hazal memaksa untuk kembali bersekolah. Hazal pamitan dan meminta uang saku pada ibunya. Gulseren menjawab bahwa dia sudah memberikan uang saku hari sebelumnya, Keriman lalu mengeluarkan uang dan memberikannya pada Hazal. Keadaan kembali seperti semula, dengan cara Hazal yang selalu meminta uang pada ibunya.

Baca juga :
Sinopsis Shehrazat Ep. 46 (17 September 2015)

Beberapa lama setelah Hazal pergi, Keriman menawarkan Gulseren untuk duduk dan minum kopi. Keriman meminta bicara dengan Gulseren. Gulseren yakin Keriman punya maksud tertentu. Gulseren marah karena Keriman akan membicarakan mengenai menjual Hazal lagi. Keriman membantah kalau dia tidak ingin menjual Hazal, dia hanya ingin bernegosiasi dengan keluarga mereka. Keriman yakin keluarga mereka kaya dan tidak akan membiarkan Hazal tinggal dilingkungan kumuh seperti ini. Gulseren marah dan mengatakan dia tidak akan pernah menjual Hazal. Gulseren bahkan mengancam Keriman jika membicarakan uang lagi, Keriman akan dibunuhnya. Gulseren lalu secepatnya pergi.

Alper dan Solmaz mendiskusikan mengenai rencana pemerasannya pada Cihan. Alper yakin Cihan akan menandatangani kontrak kerjasamanya dengan Alper kalau tidak Alper akan memberitahu Dilara mengenai Hazal. Padahal Alper tidak tau kalau Hazal sebenarnya adalah anak kandung Cihan dan Dilara.


Dikantornya, Cihan meminta sahabat baiknya mengenai pemerasan Alper padanya. Alper menyangka bahwa Hazal adalah anak tidak sah dan mengancam akan memberitahu Dilara. Cihan juga bercerita bahwa Dilara lah yang mengenalkan Alper dengannya dan memaksa agar Cihan dulunya bekerja sama dengan Alper.

Post a Comment