Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 14 September 2015 Episode 8 - Bagian 1

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 14 September 2015 Episode 8 - Bagian 1

ellieve.com - Cerita di episode sebelumnya.... Gulseren pergi ke kantor polisi melaporkan bahwa anaknya hilang. Tentunya polisi bertanya siapa dan umur anaknya bahkan siapa yang dicurigai oleh Gulseren. Gulseren mengatakan bahwa ayah kandungnya yang membawa anaknya. Polisi pastinya berpikiran bahwa Gulseren dan suaminya bercerai dan siapa yang memiliki hak asuh.

Dilara mengantarkan Hazal pulang kerumahnya. Hazal marah dan mengatakan bahwa Dilara tidak sayang padanya justru mengantarkannya kembali kerumah Gulseren. Dilara berusaha menjelaskan dan mengatakan waktunya belum tepat untuk membawa Hazal kerumah mereka. Hazal sudah sangat kecewa. Dia berharap akan tinggal dirumah mewah bersama keluarga yang kaya, saat pertama kali tau bahwa dia anak dari Cihan dan Dilara, Hazal berharap mereka akan langsung mengajaknya tinggal dirumah mereka dan keluar dari kehidupan miskin yang dia alami selama ini. Hazal semakin berharap saat Dilara datang mengajaknya makan, belanja bahkan berjalan-jalan, Dilara juga sempat mengatakan akan membawa Hazal kerumahnya. 

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 14 September 2015 Episode 8 - Bagian 1

Dikantor polisi, Gulseren menceritakan mengenai kronologis tertukarnya bayi mereka saat baru lahir dulu dan kebenarannya sekarang.

Dilara mengantar Hazal turun dan membawakan barang-barangnya. Dilara meminta Hazal untuk tidak marah padanya. Lalu Hazal menjawab bahwa dia tidak marah, Dilara memeluk Hazal dan Hazal naik ke lantai atas. Tetangga membantu Hazal membawakan belanjaan Hazal ke atas. Keriman tampak bingung dan bertanya-tanya siapa yang mengantar Hazal pulang. Hazal dengan santai menjawab bahwa itu adalah ibunya.

Polisi bertanya apa Gulseren yakin bahwa keluarga kandungnya yang menculik putri Gulseren. Polisi juga meminta Gulseren menghubungi kembali dan menanyakan dimana Hazal. Gulseren lalu menghubungi rumah dan Keriman mengangkat telponnya. Gulseren bertanya apa Hazal sudah pulang, lalu Keriman mengatakan Hazal sudah pulang. Gulseren minta maaf dan berterimakasih pada polisi.

Gulseren berjalan bersama Derya ingin kembali kerumah. Gulseren menghubungi Hazal dan menanyakan kemana saja dia. Hazal meminta bicara nanti saja setelah ibunya kembali kerumah. Gulseren ingin cepat pulang tapi Derya mengajak Gulseren kerumahnya terlebih dahulu dan sekalian mengambil baju yang mereka beli untuk Hazal siang itu.

Dirumah Derya, Gulseren bingung kalau bukan Cihan yang membawa Hazal jadi siapa lagi. Gulseren menebak-nebak dan berpikir bisa saja istrinya yang membawa Hazal. Derya bingung kenapa suami istri tidak saling tau apa yang dilakukan masing-masing. Lalu Gulseren mengatakan bahwa Cihan dan istrinya sedang bertengkar dan Cihan bilang mereka akan bercerai. Tiba-tiba Cihan menghubungi Gulseren, sebelumnya Gulseren sempat ingin menghubungi Cihan tapi langsung dimatikannya. Gulseren memberitahu bahwa Hazal sudah pulang dan meminta maaf pada Cihan karena sudah menuduhnya yang macam-macam. Cihan mengatakan bahwa semuanya tetaplah sama.

Dilara pulang kerumahnya dan terkejut karena melihat Rahmi. Dilara memeluk Rahmi dan terlihat sangat senang. Dilara memeluk Rahmi dengan tawa diwajahnya. Cihan hanya diam saja melihat suasana itu.

Gulseren dan Derya berada dirumah Gulseren. Gulseren tampak seperti orang linglung dan bingung. Derya mengatakan apa Gulseren sedang jatuh cinta. Gulseren beralasan bahwa dia hanya mengagumi ayahnya Cansu. Cansu memiliki ayah yang pemberani dan menurunkan padanya. Derya menangkap bahwa Gulseren sedang memuji Cihan. Gulseren menjadi malu karena tuduhan Derya padanya. Derya mendukung jika Gulseren dan Cihan memiliki perasaan yang sama apalagi menurut apa yang disampaikan Gulseren, Cihan akan bercerai dengan istrinya sedangkan Gulseren sudah lama ditinggal oleh Ozkan.

Saat makan malam, dirumah Cihan, Rahmi memberikan hadiah untuk Dilara, menantu kesayangannya. Cihan hanya diam melihat pemandangan itu. Lalu Rahmi memberikan hadiah sebuah kancing baju untuk Cihan. Ozan juga diberikan hadiah oleh kakeknya sebuah pisau untuk berburu.


Post a Comment