Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 13 September 2015 Episode 7 - Bagian 2

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 13 September 2015 Episode 7 - Bagian 2

ellieve.com - Sebelumnya... Gulseren dan Derya sampai disekolah Hazal. Gulseren menunggu dan tidak melihat Hazal, Gulseren menghubungi ponsel Hazal tapi nomornya tidak aktif. Lalu Seyda muncul, Gulseren bertanya pada Seyda kemana Hazal. Derya memberitahu bahwa Hazal sudah pulang, dia dijemput oleh seorang supir yang membawa mobil mewah. Sopir itu mengatakan bahwa ada yang ingin bicara dengan nona Hazal, Hazal lalu mengikuti sopir dan masuk ke mobilnya.

Gulseren langsung teringat pada Cihan dan mengatakan bahwa Cihan menculik anaknya. Gulseren berkata seharusnya dia tidak percaya pada Cihan. Gulseren lalu berlari, Derya memanggil-manggil Gulseren dan mengejarnya.

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 13 September 2015 Episode 7 - Bagian 2

Gulseren menunggu taxi ditepi jalan. Setelah melihat taxi, Gulseren langsung masuk kedalam taxi. Sepertinya Gulseren ingin secepatnya mencari Hazal dan dia mengira Cihan lah yang membawa Hazal pergi tanpa sepengatahuannya.

Cihan baru saja tiba dikantornya. Sekretaris mengatakan ada banyak panggilan masuk. Lalu Alper masuk keruangan Cihan dan mereka terlibat perbincangan. Tiba-tiba Gulseren muncul mengatakan Cihan menculik putrinya. Alper terkejut lalu Cihan meminta Alper pergi meninggalkan mereka dulu. Cihan bertanya apa maksud Gulseren mengatakan hal seperti itu. Gulseren sangat kesal dan emosi pada Cihan. Lalu Cihan meminta Gulseren menjelaskan apa maksud Gulseren. Gulseren mengatakan Cihan mengirim supir menculik Hazal disekolahnya. Cihan bingung dan tidak tau apa-apa. Gulseren berteriak dan mengatakan banyak hal menuduh Cihan berbohong. Cihan berusaha menghentikan Gulseren tapi Gulseren sudah marah dan tidak mau mendengar apa-apa. Gulseren pergi begitu saja.

Setelah Gulseren pergi, Cihan menghubungi Dilara. Cihan terkejut karena yang mengangkat telpon Dilara adalah Hazal. Cihan bertanya kemana Dilara, Hazal bilang Dilara sedang ke kamar mandi dan dia memang seharian bersama Dilara. Lalu Dilara muncul, Cihan meminta bicara dengan Dilara. Cihan bertanya apa yang dilakukan Dilara dengan membawa Hazal pergi. Cihan meminta Dilara mengantar Hazal pulang kembali ke ibunya. Dilara tidak mau dan mengatakan ibunya Hazal adalah dirinya. Cihan mengancam Dilara untuk tidak membuatnya emosi dan membuat ibunya Hazal sedih. Cihan juga mengatakan jika Dilara tidak melakukan apa yang dia bilang, maka Dilara akan tau akibatnya. Cihan lalu menutup telponnya.

Gulseren kembali kerumahnya, dia menghubungi Derya meminta bertemu dengan Derya. Gulseren sangat kacau dan butuh teman.

Setelah selesai bicara dengan Cihan, Dilara mengambil kunci mobil dan membawa Hazal pergi dengan menyetir mobil sendiri.

Sekretaris Cihan memberitahu pada Alper bahwa Cihan keluar kantor dengan marah-marah. Alper mendapat berita baru dan menghubungi Solmaz, teman dekatnya Dilara.

Gulseren masih bersikeras menuduh bahwa Cihan menculik Hazal dan mengatakan dia akan melaporkan pada polisi. Derya berusaha mencegah tapi Gulseren sudah tidak mau mendengarkan siapapun.

Disepanjang perjalanan, Hazal bercerita mengenai sekolahnya yang jelek dan sudah pernah terjadi ledakan kimia di laboratoriumnya. Hazal juga bertanya dimana Cansu bersekolah. Cansu bersekolah di sekolah pribadi, Hazal berkata sungguh enaknya nasib Cansu bersekolah disekolah yang sangat bagus.

Dirumah, Cansu dan Ozan serta pembantu rumah dihibur oleh kakeknya Rahmi. Mereka bercerita panjang lebar bahkan sesekali membuat semua orang yang ada disana tertawa bahagia.

Dilara membawa Hazal pergi dan seharusnya jika Dilara akan menuju rumahnya, mereka menyebrang tapi Dilara membawa Hazal kembali kerumahnya. Hazal berharap Dilara akan membawanya kerumah bagus mereka tapi Dilara ingin mengantarkan Hazal pulang kerumah Gulseren. Hazal terlihat kecewa karena harapannya musnah.

Gulseren pergi ke kantor polisi melaporkan bahwa anaknya hilang. Tentunya polisi bertanya siapa dan umur anaknya bahkan siapa yang dicurigai oleh Gulseren. Gulseren mengatakan bahwa ayah kandungnya yang membawa anaknya. Polisi pastinya berpikiran bahwa Gulseren dan suaminya bercerai dan siapa yang memiliki hak asuh.

Dilara mengantarkan Hazal pulang kerumahnya. Hazal marah karena Dilara tidak sayang padanya justru mengantarkannya kembali kerumah Gulseren. Dilara berusaha menjelaskan tapi Hazal sudah sangat kecewa. Dia berharap akan tinggal dirumah mewah bersama keluarga yang kaya.

Post a Comment