Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 11 September 2015 Episode 5 - Bagian 2

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 11 September 2015 Episode 5 - Bagian 2

ellieve.comSebelumnya... Derya menyarankan Gulseren untuk datang ke kantor Cihan mencari Cihan karena tidak bisa menghubungi Cihan lewat ponsel. Gulseren pernah diberitahu Cihan dimana kantornya.

Rupanya di kantor Cihan, Hazal sudah berada disana. Hazal mengatakan bahwa dia ingin bertemu dengan ayahnya. Sekretaris Cihan bingung, Cihan membawa Hazal masuk ke ruangannya. Hazal adalah gadis yang sangat menginginkan kehidupan menjadi orang kaya, karena itu, saat dia tau ayahnya adalah Cihan, seorang pengusaha kaya, Hazal sangat senang dan sangat ingin bertemu dengan Cihan. Karena itulah Hazal mendatangi Cihan dan mengatakan bahwa dia sudah tau kebenarannya. Cihan lalu memeluk Hazal yang adalah putri kandungnya.

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 11 September 2015 Episode 5 - Bagian 2


Cihan memeluk Hazal dengan sangat eratnya. Bahkan Hazal juga sangat senang mengetahui bahwa Cihan adalah ayah kandungnya.

Diluar ruangan, Alper melihat Cihan bersama dengan Hazal. Alper yang tidak tau kebenarannya menganggap bahwa Cihan memiliki anak tidak sah. Alper bahkan menghubungi Solmaz memberitahu bahwa Cihan sepertinya selingkuh bahkan anaknya memiliki umur yang sama dengan Cansu. Solmaz sangat senang, mereka berpikir jika Dilara tau Cihan memiliki anak lain, Dilara akan mengusir dan menghancurkan kehidupan Cihan.

Gulseren baru saja tiba dikantor Cihan. Gulseren menanyakan pada sekretaris Cihan apakah Cihan ada diruangannya. Sekretaris itu memberitahu bahwa Cihan baru saja pergi. Gulseren juga menanyakan apa Cihan pergi bersama seorang gadis muda. Sekretaris Cihan membenarkan perkataan Gulseren. Alper mendengar itu dan yakin Gulseren adalah istri tidak sah Cihan.

Cihan pergi bersama Hazal, Cihan bertanya apa Gulseren tau kalau Hazal pergi menemui Cihan. Hazal malah bilang dia tidak mau Gulseren tau. Hazal menyebut ibunya dengan panggilan nama saja, bahkan Hazal mengatakan bahwa Gulseren bukan ibu kandungnya. Cihan terkejut mendengar perkataan Hazal. Cihan mengajak Hazal untuk makan siang disebuah restoran.


Direstoran, Hazal mengira Cihan akan membawanya kerumah Cihan. Cihan mengatakan bahwa dia ingin tapi belum saatnya, Cihan tidak mau ada kesedihan.  Hazal kesal dan mengatakan dia tidak mau pulang kerumah Gulseren, Cihan melarang Hazal berkata seperti itu. Hazal ngambek dan bilang Cihan tidak menginginkannya. Cihan menjelaskan dan meminta Hazal tenang, Cihan akhirnya mengatakan akan mengantar Hazal pulang kerumah karena Gulseren pasti sangat cemas padanya.

Gulseren pulang kerumahnya, selang beberapa lama, Cihan datang mengantarkan Hazal pulang. Cihan melihat tatapan mata Gulseren yang sangat takut kehilangan Hazal. Setelah Cihan pergi. Gulseren memeluk Hazal dan mengatakan bahwa dia sangat takut kehilangan Hazal, Hazal adalah dunia Gulseren. 

Dirumahnya, Cihan baru saja sampai. Pembantu memberikan ponsel Cihan dan mengatakan kalau Dilara belum pulang. Cihan menghubungi Dilara dan meminta Dilara pulang karena ada yang ingin dia bicarakan. Cihan sangat marah karena Dilara tidak ingin pulang karena lebih mementingkan yayasannya dan teman-temannya. Cansu mendengar pertengkaran ayah dan ibunya karena ibunya tidak mementingkan kehidupan keluarga mereka. Cihan yang melihat Cansu seketika terkejut karena Cansu pastinya mendengar pertengkaran Cihan dan Dilara. 

Dilara pamit pada teman-temannya bahwa dia harus pulang karena suaminya sudah ada dirumah. Setelah Dilara pulang, Solmaz mulai menggosip dan memberitahu teman-teman satu yayasan mereka bahwa Dilara sangat menyedihkan karena Cihan memiliki anak tidak sah. Solmaz berpura-pura kasihan pada Dilara karena Cihan bukannya baru sekarang selingkuh tapi dia memiliki anak yang berusia sama dengan Cansu. 

Dirumah, Hazal pamit ingin tidur. Hazal membuka tasnya dan menemukan uang, dia yakin ayahnya lah yang meletakkan uang itu ditasnya. Hazal kesal karena ayahnya sengaja agar dia tetap tinggal bersama Gulseren. Sedangkan Keriman malah bilang pada Gulseren bahwa Hazal sangat beruntung memiliki Cihan, ayah kandungnya. Gulseren kesal dan berkata bahwa dia tidak akan menyerahkan Hazal pada Cihan begitu saja.


Post a Comment