ellieve.com - Cihan dan Gulseren saling bercerita mengenai anak-anaknya. Cihan lalu mengundang Gulseren makan malam bersamanya dan bertemu dengan Dilara. Gulseren menegaskan bahwa dia tidak akan mau menyerahkan Hazal jika Cihan menginginkan itu. Cihan meyakinkan Gulseren bahwa tidak akan terjadi hal seperti itu, mereka bisa membicarakan masalah itu. Tiba-tiba hujan turun, Cihan menutupi kepala Gulseren dengan jasnya. Dalam hati, Cihan berjanji tidak akan membiarkan Gulseren bersedih sedikit pun.
Dilain
tempat, Cansu hujan-hujanan bersama kuda kesayangannya. Cansu sangat senang
karena dia bertemu dengan ibu kandungnya.
Setelah
hujan berhenti, Gulseren pamit pulang pada Cihan. Cihan seperti ingin menahan
Gulseren tapi tidak bisa dia lakukan. Akhirnya Cihan hanya menatap kepergian
Gulseren ditempatnya berdiri.
Hazal baru
saja tiba dirumah, dia menanyakan pada bibinya kemana ibunya. Keriman bilang
ibunya sedang pergi dan dia merasa heran kenapa Gulseren bisa memberikan uang
untuk Hazal padahal sebelumnya dia bilang tidak punya uang. Hazal lalu masuk ke
kamarnya membuka laptop miliknya. Hazal melihat ibunya mencari nama Cihan di google
pencarian. Hazal bingung apa yang dilakukan ibunya. Lalu Gulseren pulang dan
tampak basah, Gulseren menyapa Hazal dan kemudian mandi.
Cihan
pulang kerumah, Dilara menyambutnya. Dilara bertanya bagaimana Cihan bertemu
dengan Gulseren. Cihan bilang Gulseren tidak punya suami, dia ditinggal
suaminya sejak 12 tahun yang lalu. Lalu Cihan memperlihatkan foto Hazal yang
diberikan oleh Gulseren tadi. Dilara memuji anaknya yang sangat cantik dan
mirip dengannya. Selang beberapa lama, Cihan menghubungi Gulseren.
Dirumah
Gulseren, yang menerima telpon dari Cihan adalah Hazal. Hazal bertanya siapa
yang menelpon itu, dia memberitahu namanya Cihan. Lalu setelah Gulseren keluar
dari kamar mandi, Gulseren bertanya apa ada yang menelponnya. Hazal marah
karena merasa ibunya selingkuh dengan Cihan. Keriman pun mendesak Gulseren
untuk memberitahu siapa laki-laki itu. Karena terdesak, Gulseren memberitahu
bahwa Cihan adalah ayah kandung Hazal.
Keriman
yang mendengar itu sangat kesal, dia mengira Gulseren berselingkuh dan memiliki
anak dari laki-laki dan mengaku-ngaku anak dari Oscar. Gulseren emosi dan
menjelaskan bahwa bukan dia yang melahirkan Hazal. Gulseren mengatakan bahwa
Hazal tertukar dengan anaknya Cihan. Hazal terkejut mendengar itu, Hazal
langsung pergi meninggalkan rumah. Gulseren berusaha mengejar tapi Hazal sudah
pergi.
Dilara
adalah perempuan yang sangat ambisiu. Dia selalu sibuk dengan pekerjaan dan
tidak peduli dengan keluarga. Bahkan saat ini, Dilara malah lebih mementingkan
pekerjaannya menjadi manager yayasan daripada berkumpul dengan keluarga. Itulah
yang membuat Cihan sangat kesal. Cihan juga akhirnya pergi kembali bekerja
karena kesal dengan Dilara.
Gulseren
mencari-cari kemana perginya Hazal. Gulseren menghubungi Derya dan mengajak
Derya bertemu. Gulseren berpikiran bisa saja Hazal menemui Cihan, dia bisa
mencari alamat Cihan diinternet. Lalu Derya menyarankan Gulseren untuk
menghubungi Cihan menanyakan apa Hazal menemuinya. Saat Gulseren menghubungi
Cihan, rupanya yang mengangkat telponnya adalah Cansu. Cansu sangat bersemangat
menerima telpon dari Gulseren. Tapi Gulseren bersikap seakan tidak menyukai
bicara dengan Cansu membuat hatinya Cansu sangat bersedih.
Cansu
merasa hidupnya pedih. Ibu kandungnya tidak menyukainya dan ibunya juga tidak
ada disampingnya saat ini. Cansu merasa kecewa, pusing dan bingung dengan
keadaannya.
Post a Comment