Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 11 September 2015 Episode 5 - Bagian 1

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 11 September 2015 Episode 5 - Bagian 1


ellieve.comCihan dan Gulseren saling bercerita mengenai anak-anaknya. Cihan lalu mengundang Gulseren makan malam bersamanya dan bertemu dengan Dilara. Gulseren menegaskan bahwa dia tidak akan mau menyerahkan Hazal jika Cihan menginginkan itu. Cihan meyakinkan Gulseren bahwa tidak akan terjadi hal seperti itu, mereka bisa membicarakan masalah itu. Tiba-tiba hujan turun, Cihan menutupi kepala Gulseren dengan jasnya. Dalam hati, Cihan berjanji tidak akan membiarkan Gulseren bersedih sedikit pun.


Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 11 September 2015 Episode 5 - Bagian 1

Dilain tempat, Cansu hujan-hujanan bersama kuda kesayangannya. Cansu sangat senang karena dia bertemu dengan ibu kandungnya.

Setelah hujan berhenti, Gulseren pamit pulang pada Cihan. Cihan seperti ingin menahan Gulseren tapi tidak bisa dia lakukan. Akhirnya Cihan hanya menatap kepergian Gulseren ditempatnya berdiri.

Hazal baru saja tiba dirumah, dia menanyakan pada bibinya kemana ibunya. Keriman bilang ibunya sedang pergi dan dia merasa heran kenapa Gulseren bisa memberikan uang untuk Hazal padahal sebelumnya dia bilang tidak punya uang. Hazal lalu masuk ke kamarnya membuka laptop miliknya. Hazal melihat ibunya mencari nama Cihan di google pencarian. Hazal bingung apa yang dilakukan ibunya. Lalu Gulseren pulang dan tampak basah, Gulseren menyapa Hazal dan kemudian mandi.

Cihan pulang kerumah, Dilara menyambutnya. Dilara bertanya bagaimana Cihan bertemu dengan Gulseren. Cihan bilang Gulseren tidak punya suami, dia ditinggal suaminya sejak 12 tahun yang lalu. Lalu Cihan memperlihatkan foto Hazal yang diberikan oleh Gulseren tadi. Dilara memuji anaknya yang sangat cantik dan mirip dengannya. Selang beberapa lama, Cihan menghubungi Gulseren.

Dirumah Gulseren, yang menerima telpon dari Cihan adalah Hazal. Hazal bertanya siapa yang menelpon itu, dia memberitahu namanya Cihan. Lalu setelah Gulseren keluar dari kamar mandi, Gulseren bertanya apa ada yang menelponnya. Hazal marah karena merasa ibunya selingkuh dengan Cihan. Keriman pun mendesak Gulseren untuk memberitahu siapa laki-laki itu. Karena terdesak, Gulseren memberitahu bahwa Cihan adalah ayah kandung Hazal.

Keriman yang mendengar itu sangat kesal, dia mengira Gulseren berselingkuh dan memiliki anak dari laki-laki dan mengaku-ngaku anak dari Oscar. Gulseren emosi dan menjelaskan bahwa bukan dia yang melahirkan Hazal. Gulseren mengatakan bahwa Hazal tertukar dengan anaknya Cihan. Hazal terkejut mendengar itu, Hazal langsung pergi meninggalkan rumah. Gulseren berusaha mengejar tapi Hazal sudah pergi.

Dilara adalah perempuan yang sangat ambisiu. Dia selalu sibuk dengan pekerjaan dan tidak peduli dengan keluarga. Bahkan saat ini, Dilara malah lebih mementingkan pekerjaannya menjadi manager yayasan daripada berkumpul dengan keluarga. Itulah yang membuat Cihan sangat kesal. Cihan juga akhirnya pergi kembali bekerja karena kesal dengan Dilara.

Gulseren mencari-cari kemana perginya Hazal. Gulseren menghubungi Derya dan mengajak Derya bertemu. Gulseren berpikiran bisa saja Hazal menemui Cihan, dia bisa mencari alamat Cihan diinternet. Lalu Derya menyarankan Gulseren untuk menghubungi Cihan menanyakan apa Hazal menemuinya. Saat Gulseren menghubungi Cihan, rupanya yang mengangkat telponnya adalah Cansu. Cansu sangat bersemangat menerima telpon dari Gulseren. Tapi Gulseren bersikap seakan tidak menyukai bicara dengan Cansu membuat hatinya Cansu sangat bersedih.

Cansu merasa hidupnya pedih. Ibu kandungnya tidak menyukainya dan ibunya juga tidak ada disampingnya saat ini. Cansu merasa kecewa, pusing dan bingung dengan keadaannya.

Post a Comment