Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 10 September 2015 Episode 4 - Bagian 2

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 10 September 2015 Episode 4 - Bagian 2

ellieve.com - Sebelumnya.... Gulseren terkejut dan mengatakan itu semua tidak mungkin. Lalu Cansu berusaha menunjukkan bukti. Cansu dan Gulseren pergi dan berbicara. Cansu menjelaskan bahwa dirumah sakit yang sama ada 4 orang bayi yang lahir, 2 bayi adalah perempuan. Cansu yakin perawat mengalami kesalahan dan membuat mereka tertukar antara Cansu dan Hazal.

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 10 September 2015 Episode 4 - Bagian 2

Dilain tempat, Cihan merasa Cansu mendekati Gulseren karena Cansu yakin Gulseren adalah ibu kandungnya. Cihan ingat putri Gulseren yang pernah ditemui, kalau Gulseren adalah ibu kandung Cansu, berarti anak yang dia temui waktu itu adalah putri kandungnya.

Gulseren belum percaya dengan perkataan Cansu, dia masih merasa ragu. Selang beberapa lama, Cihan datang mendekati mereka. Cansu senang karena ayahnya datang. Cihan meminta Cansu pergi menjauh dulu untuk membiarkan ayahnya bicara dengan Gulseren sebentar. Cihan lalu mengatakan awalnya dia juga tidak percaya tapi hasil tes menunjukkan semua itu benar. Gulseren mengatakan kalau begitu dia merawat putrinya Cihan dan Cihan merawat putri kandungnya Gulseren.  Gulseren menambahkan apakah kalau begitu mereka harus menukar anaknya kembali.

Dilara sedang sibuk dengan pekerjaannya. Lalu guru Cansu menghubungi Dilara dan menanyakan bagaimana keadaan Cansu. Dilara terkejut mendengar perkataan gurunya. Setaunya Cansu pergi ke sekolah.

Gulseren histeris dan menolak untuk membiarkan Cihan mengambil Hazal. Dia tidak bisa hidup tanpa Hazal meskipun dia miskin. Cihan juga berkata bahwa dia tidak mau menyerahkan Cansu. Cihan ingin mereka membicarakannya semua bersama, bersama istri Cihan dan suami Gulseren. Gulseren menolak untuk bicara hari itu dan pergi.

Gulseren kembali ke toko dan karena lama tidak kembali ke toko kue, dia dipecat dari pekerjaannya. Lalu Gulseren mendatangi Derya dan menceritakan kebenaran tentang Cansu dan Hazal. Derya menyaran Gulseren tenang, bahkan seharusnya dia senang karena dia memiliki dua anak. Gulseren hanya takut jika Hazal tau dia adalah putri kandung dari keluarga kaya, dia akan meninggalkan Gulseren. Derya meminta Gulseren tenang dan tidak berpikiran buruk tentang Hazal.

Dirumahnya, Dilara menemui Cansu dan menanyakan kemana dia seharian tidak datang ke sekolah. Cansu dengan begitu saja menjawab bahwa dia menemukan ibu kandungnya. Dilara sangat terkejut mendengar perkataan Cansu. Cihan meminta Cansu kembali ke kamarnya. Cihan berbicara dengan Dilara mengenai Gulseren dan putri kandung mereka. Cihan memiliki saran untuk bertemu dengan Gulseren membicarakan masalah itu.

Cihan, Dilara dan orang kepercayaan Cihan berbicara mengenai Gulseren. Mereka bingung kenapa Cansu bisa menemukan ibu kandungnya sebelum mereka. Cihan diberitahu Cansu bahwa dia memiliki data tentang bayi yang lahir bersamaan dengannya dan itu adalah putri dari Gulseren.

Cansu memberitahu Ozan bahwa kedua orang tuanya bersama pamannya membicarakan mengenai Cansu. Ozan lalu pergi menemui mereka dan sangat marah karena mereka membicarakan Cansu tanpa memberitahu dia. Ozan tidak mau membuat Cansu merasa sedih di rumahnya sendiri.

Dirumahnya, Gulseren menanyakan kapan acara sekolahnya. Gulseren memberitahu bahwa dia mengizinkan Hazal pergi ke acara sekolahnya bahkan Gulseren memberikan uang lebih untuk digunakan Hazal selama acara sekolahnya. Hazal sangat senang karena ibunya mengizinkan dan memberikan dia uang. Gulseren sebenarnya hanya tidak ingin Hazal meninggalkannya dan pergi ke orang tua kandungnya yang kaya raya.

Dirumah, Dilara bertanya pada Cihan siapa nama anak kandung mereka. Cihan memberitahu namanya adalah Hazal. Dilara lalu bertanya apa Cihan akan bertemu dengan Gulseren dan menawarkan Dilara untuk ikut. Dilara menolak ikut karena dia masih belum bisa menerima kenyataan itu.

Keesokan harinya, Gulseren menyiapkan pakaiannya. Hazal bertanya apa ibunya akan pergi bekerja. Lalu Gulseren menjelaskan bahwa dia sudah berhenti karena tidak ingin Hazal tinggal dirumah sendiri. Gulseren menyarankan Hazal untuk segera pergi karena bisa terlambat dan meminta Hazal hati-hati.

Gulseren bersiap-siap untuk bertemu dengan Cihan. Gulseren datang ke tempat Cihan menunggu dan Cihan menyambut Gulseren. Gulseren mengaku bahwa dia belum mengatakan yang sebenarnya pada Hazal. Gulseren juga memberikan foto-foto Hazal pada Cihan. Cihan melihat foto-foto itu dan memotretnya untuk dia perlihatkan pada Dilara. Cihan mengirim foto Cansu ke ponsel Gulseren. Cihan juga bilang bahwa Cansu sangat mirip dengan Gulseren. Cihan dan Gulseren saling bercerita mengenai anak-anaknya. Cihan lalu mengundang Gulseren makan malam bersamanya dan bertemu dengan Dilara. Gulseren menegaskan bahwa dia tidak akan mau menyerahkan Hazal jika Cihan menginginkan itu. Cihan meyakinkan Gulseren bahwa tidak akan terjadi hal seperti itu, mereka bisa membicarakan masalah itu. Tiba-tiba hujan turun, Cihan menutupi kepala Gulseren dengan jasnya. Dalam hati, Cihan berjanji tidak akan membiarkan Gulseren bersedih sedikit pun.

Post a Comment