Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 09 September 2015 Episode 3 - Bagian 1

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 09 September 2015 Episode 3 - Bagian 1

ellieve.com - Cihan dan Dilara bertekad mencari anak kandungnya. Dilara berkata bagaimana Cihan menemukannya. Cihan mengatakan bahwa dia sudah meminta orang kepercayaannya mencari anak kandungnya. Dilara merasa takut kalau-kalau anak kandungnya itu cacat. Cihan meminta Dilara tenang bagaimana pun dia nanti, dia adalah anak kandung mereka. Lalu Ozan muncul mendengar pembicaraan mereka.

Ozan yang dikompori oleh orang lain menganggap ayahnya memiliki anak dari wanita lain. Dilara meminta Ozan menjaga perkataannya dan menjelaskan bahwa Cansu bukanlah anak kandung mereka. Ozan terkejut merasa tidak percaya, Cansu bukan adik kandungnya. Tanpa mereka sadarai, Cansu mendengar pembicaraan mereka. Dilara menoleh dan melihat Cansu ada disana dan Cansu langsung berlari. Cihan dan Dilara mengejar Cansu, Dilara sangat panik dan menyalahkan Cihan.

Sinopsis Serial TV Turki Cansu dan Hazal 09 September 2015 Episode 3 - Bagian 1
Dilara sangat panik, Cihan pergi mencari Cansu dengan mobilnya. Dilara menunggu dirumah bersama Ozan. Dia sangat panik dan kesal sampai-sampai dia membentak Ozan yang berusaha menenangkannya.

Cansu sudah menaiki taxi, Cihan menghubungi Cansu tapi Cansu mematikan ponselnya. Sedangkan Ozan menuntut penjelasan mengenai Cansu. Dilara yang marah malah menyalahkan Cihan. Ozan menjawab itu semua bukan salah ayahnya jika Cansu tertukar dirumah sakit. Dilara malah memarahi Ozan.

Hazal sedang memanggang kue dengan ibunya. Lalu Seyda menghubungi Hazal dan mengajak untuk ke sebuah cafe baru. Hazal bingung apa alasan untuk pergi, lalu dia mendapat ide dan merayu ibunya untuk diizinkan pergi.

Cansu ternyata menuju tempat berkudanya. Cansu menaiki kuda dengan menangis dan bersedih. Rupanya Cihan mengejar Cansu kesana dan menaiki kuda. Cihan berusaha mengejar Cansu dan meminta Cansu berhenti. Cansu meminta ayahnya pergi karena dia bukanlah anak kandung ayahnya. Cihan langsung memeluk Cansu dan berkata apa pun yang dikatakan orang, mau tes DNA atau apa pun, Cansu tetaplah anaknya. Cansu lalu menangis tersedu-sedu.

Gulseren kembali bertengkar dirumahnya dengan Kemiran. Kemiran memarahi dan menghina Gulseren karena Gulseren berhenti bekerja. Kemiran tidak mau membiayai hidup Gulseren dan dia sudah terlalu baik membiarkan Gulseren dan Hazal tinggal bersamanya. Gulseren lalu menuntut haknya karena sebagian dari rumah itu adalah hak Oscar. Lalu Gulseren keluar dari rumah itu karena kesal dengan perkataan Kemiran.

Cansu dan Cihan kembali kerumah, Dilara langsung menyambutnya dan memeluk Cansu. Dilara lalu meminta semua orang tidak akan pernah membicarakan masalah itu dan menjalani kehidupan seperti biasa.

Gulseren diberitahu temannya bahwa ada pekerjaan baru. Lalu Gulseren dan Derya datang ke tempat itu, Gulseren setuju dengan pekerjaannya dan akan mulai bekerja besok harinya.

Saat makan malam, Dilara ingin mencairkan suasana. Dilara membuat cerita lucu mengenai seseorang yang dia kenal. Cihan dan Ozan sangat antusias bercerita bahkan mereka tertawa. Cansu tidak mengangkat kepalanya sama sekali, Cansu masih memikirkan masalah mengenai hasil tes yang menunjukkan bahwa dia bukan anak kandung ibu dan ayahnya. Cansu malah mengatakan bahwa dia tidak bisa melupakan, ibunya saja yang menghentikan pembicaraan itu. Cansu dan Dilara malah bertengkar, Cihan mencoba menenangkan Cansu dan berkata mereka bisa membicarakannya dengan baik-baik. Dilara marah pada Cihan karena tidak mendukungnya. Cansu ingin mengetahui kebenaran siapa ibu dan ayah kandungnya. Cihan marah pada Cansu dan membuat Cansu pergi berlari ke kamarnya.

Ditulis oleh : IKA HANDAYANI

Post a Comment