![]() |
| Abad Kejayaan Episode 72 |
ellieve.com - Makin seru aja ni mbak2 ceritanya.... menegangkan serta jangan lupa siapin tisu y karna episode ini kecewa banget nget nget grin emoticon lebay deh aku hehehe. Kami mulai aja y bacanya smile emoticon
ISTANA IBRAHIM
Afife berangkat ke istana Hatice karna percaya bahwa Hatice memanggilnya. Begitu hingga disana Hatice bimbang karna tak merasa memanggil Afife Hatun. merekapun menyadari bahwa itu merupakan sebuah kebohongan, mereka segera bergegas ke istana, serta yakin bahwa semua itu merupakan perangkap Hurrem .
ISTANA TOPKAPI
Sesampai di Istana Hatice mengancam Hurrem bahwa dirinya bakal dihukum apabila dirinya menyakiti selir "favorit" Baginda.
??Ketika? mereka menemukan Firuze, Firuze mengatakan terhadap mereka bahwa Hurrem tak melakukan sesuatu yang buruk, hanya membuatnya takut. Firuze mengingat kata-kata Hurrem itu saat Hurrem melepaskannya. Hurrem mengatakan bahwa ia bisa mengambil kapanpun nasib Firuze, setiap kali dirinya inginkan .... Hurrem berjanji, bahwa apabila dirinya kehilangan cinta Baginda, dirinya bakal minum racun serta mati, sebab Hurrem sempat melakukannya sekali serta Hurrem bertanya pada Firuze, apakah dirinya bisa melakukan tindakan yang sama, meminum racun ketika kehilangan cinta Tuan serta Firuze menjawab bahwa dirinya bisa melakukannya, apabila dirinya kehilangan cinta Baginda. Kemudian Hurrem menunjukkan padanya botol berisi racun serta mereka membikin "kesepakatan", bahwa barang siapa tak bakal halvet dengan Tuan di Kamis malam, jadi dirinya yang bakal meminumnya.
MANISSA
Helena sudah masuk ke Hareem pangeran, Helena putus asa, serta dirinya meminta bantuan untuk melarikan diri dari harem Pangeran Mustafa, sebab dirinya tak tahu siapa Mustafa sebenarnya. Mahidevran khawatir bahwa Helena mungkin saja mata-mata Hurrem, tapi Fidan memberitahu padanya, bahwa Helena ingin melarikan diri.
KAMAR HURREM
Mihrimah menemui ibunya serta bertanya apakahmembuat suasana hati yang baik untuk ibunya wajib dilakukan dengan meminta ayahnya meninggalkan Firuze, tapi Hurrem menyarankan untuk tak terlibat dengan persoalan ini serta memaksa dirinya untuk meminta maaf terhadap ayahnya.
??Afife? meminta Hurrem untuk menandatangani berbagai dokumen yang berkaitan dengan Nigar serta ketika Afife mengatakan bahwa Firuze berhak memperoleh keadilan, Hurrem bertanya pada Afife apakah itu merupakan keadilan, semua orang berjuang untuk Firuze serta lupa bahwa Hurrem merupakan istri Tuan serta bunda dari 5 anaknya .
??Firuze? mengatakan pada Nigar bahwa dirinya tak bakal memberitahu siapa pun apa yang terjadi padanya saat itu serta ketika dirinya bertanya di mana kehadiran Baginda, Mihrimah mengatakan bahwa Tuan berangkat untuk berburu dengan saudara laki-lakinya.
Ibrahim tertawa ketika ia mendengar bahwa duta besar Prancis yang memperkenalkan diri untuk menolong mereka dalam menghadapi dengan musuh-musuh OTTOMAN.
tempat lain Suleiman sedang berlatih pedang dengan Mehmet. Ketika itu Suleiman mengalahkan Mehmet, serta kemudian memeluknya. Tuan bercerita bahwa ketika Mehmet lahir Tuan bermimpi, bahwa Mehmet sedang tidur di singgasananya, serta itu memberinya sebuah pertanda bahwa Suleiman berpendapat Mehmet sebagai pewaris takhta ketika Suleiman meninggal. Mehmet merasa tak enjoy dengan perkataan Ayahnya. Kemudian Tuan memerintahkan pada Rustem, untuk melakukan segala sesuatu untuk Mehmet supaya memperoleh pendidikan yang baik.
KAMAR HURREM
Hurrem memanggil sumbul aga serta mengatakan pada Sumbul bahwa, selagi Ibrahim tetap hidup, dirinya tak bakal menemukan kedamaian bagi masa depan anak-anaknya.
??Yahya? si penyair mendapat surat dari Mihrimahyang ditulis untuknya, yang isinya menjelaskanbahw
a ia sudah menyimak puisi-puisinya.
tempat lain Firuze memanggil Kiraz Aga bertanya apakah Tuan meminta dirinya untuk menemani Baginda, Kiraz Aga mengingatkan dirinya bahwa kali ini merupakan Kamis malam serta kali ini hanya untuk istrinya Baginda. Kemudian, Firuze ingat bakal nasihat dari Hatice, bahwa apabila dirinya sukses berangkat untuk halvet pada hari Kamis, jadi dirinya bakal mengalahkan Hurrem.
??Mihrimah? menemui ayahnya serta meminta maaf pada ayahnya, Dirinya mengatakan terhadap Tuan bahwa ibunya marah mengenai perilaku Mihrimah pada Ayahnya serta Firuze serta ketika ia mencoba untuk melanjutkan perkataannya, Tuan melarang dirinya untuk melanjutkan pembicaraannya serta memeluknya.
Sumbul menemui Ibrahim di ruangannya serta mengatakan terhadap Ibrahim, bahwa Hurrem Sultana, ingin berjumpa dengannya.
??Hurrem? mengunjungi kamar Mehmet serta saat menyentuh Mehmet dirinya mengatakan bahwa Mehmet demam serta Mehmet merasa malu pada karna ibunya tetap memanjakannya serta memperlakukannya semacam anak kecil.
KAMAR BAGINDA
Ibrahim berjumpa Ebusuud Efendi serta mengenal bahwa Tuan meminta untuk berjumpa dengan Ebusud Effendi dengan cara pribadi. Ketika Ibrahim mengangkat Ebusuud Efendi pada Baginda, Tuan meminta Ibrahim untuk meninggalkan serta Tuan ingin menangani persoalan ini sendiri, serta Ibrahim merasa curiga. Tuan serta Ebusuud Efendi menuturkan mengenai reformasi peradilan-politik.
??Hatice? memperoleh info mengenai anak Nigar serta Gulfem menyarankan dirinya untuk memberikan anak itu pada keluarga lain untuk dibesarkan.
??Sumbul? terkejut ketika menonton dokter datang ke istana serta bertanya-tanya mengapa dokter datang ke istana.
Hurrem menginformasikan pada Hatice, bahwa suaminya tercinta bakal berangkat menemui Nigar serta meminta Hatice untuk berangkat untuk menonton mereka dengan mata sendiri.
disuatu tempat yang dijanjikan Sumbul Aga bahwa Hurrem ingin berjumpa dengan Ibrahim, Ibrahim terkejut sebab yang ditemuinya merupakan Nigar bukan Hurrem serta Nigar marah serta menuduhnya sekali lagi untuk ketidakpedulian Ibrahim terhadap anak mereka. Pada akhirnya Nigar meminta pada Ibrahim untuk menikahinya dengan Rustem Aga.

Post a Comment