Sinopsis Drama Percintaan Turki Cinta di Musim Cherry Episode 30

Sinopsis Drama Percintaan Turki Cinta di Musim Cherry Episode 30

ellieve.com - Oyku menerima saran Burcu untuk menemui Ayaz. Saat Oyku ingin menemui Ayaz, ternyata Ayaz belum pulang, Mete menyuruh Oyku masuk menunggu Ayaz pulang. Oyku cerita pada Mete karena masalah dengannya, Seyma kini terihat kacau. Oyku juga berharap mereka segera berbaikan. Setelah mendengar cerita Oyku, Mete pun pulang, meninggalkan Oyku sendirian.

Sinopsis Drama Percintaan Turki Cinta di Musim Cherry Episode 30

Dilain tempat, Seyma yang sebelumnya bertengkar dengan ayahnaya kembali kerumah untuk mengemasi barang-barangnya. Ibunya menahan Seyma dan menyuruh Seyma minta maaf pada ayanya. Seyma menolak dan keras tetap ingin pergi dari rumah orang tuanya. Selang beberapa lama, ayahnya pulang, melihat Seyma ingin pergi, ayahnya justru mengatakan untuk Seyma pergi saja. Seyma menjawab dia juga tidak akan mau pulang kerumah. Seyma bertengkar hebat dengan ayahnya, Seyma bahkan tidak mau mengalah untuk meminta maaf pada ayahnya.

Mete pulang kerumahnya. Dia melihat ayahnya sedang tidak baik, Mete pun mencari tau kenapa ayahnya seperti itu. Bulent lalu berkata bahwa dia merindukan sosok ibunya yang adalah perempuan baik, lembut dan selalu mementingkan keluarga, teman dan tetangga dibanding karir. Sedangkan Onem adalah kebalikannya. Mendengar itu, Mete akhirnya tau alasan kenapa dia tidak bisa cocok dengan Seyma karena dia tidak menemukan sosok ibunya di diri Seyma.

Setelah beberapa lama menunggu, Ayaz pulang dan kaget melihat Oyku berada dirumahnya. Ayaz lalu mengajak Oyku masuk. Oyku menceritakan pada Ayaz bahwa dia kesulitan menemukan ide. Oyku kesulitan menggambar karena Ayaz tidak mau diam dan selalu berteriak. Ayaza menonton pertandingan, setelah selesai pertandingan pun Oyku belum menghasilkan gambar apa pun. Ayaz mendapat ide dengan mengajak Oyku keluar rumah untuk menggambar. Karena Ayaz diam disampingnya, Oyku akhirnya berhasil menghasilkan gambar yang baik bahkan semakin banyak idenya karena melihat Ayaz tertidur disampingnya. Selesai menggambar, Oyku mengerjai Ayaz yang sedang tertidur dengan menuliskan namanya dijidat Ayaz.

Sampai akhirnya dikantor, Ayaz masih tidak sadar dengan tulisan yang ada dijidatnya. Dikantor, Ayaz mulai bingung kenapa banyak yang melihat dan menertawakannya. Saat masuk keruangan, Mete menyambut Ayaz dan mengatakan ada nama Oyku dijidatnya. Ayaz sangat marah karena ulah Oyku.

Dibutik, Olcay memberitahu Onem apa yang dikerjakan Oyku seharian sebelumnya. Olcay bilang bahwa Oyku hanya bersama Ayaz seharian. Oyku pun dipanggil oleh Onem. Oyku datang dengan sangat percaya diri dan menunjukkan hasil rancangannya. Onem pun suka dengan semua rancangan Oyku, Oyku berhasil menyelesaikan pekerjaannya.

Masih ditempat yang sama, Onem juga menanyakan hasil pekerjaan Seyma. Olcay berkata bahwa dia hanya melihat Oyku dan Ayaz, dia tidak melihat Seyma. Onem ingin menjadikan Seyma kembali sebagai pelayan butik. Oyku menentang Onem dan meminta Onem memberikan Seyma kesempatan lagi. Ternyata Seyma menguping pembicaraan mereka, Seyma semakin kesal karena selalu dibawah Oyku.

Setelah bertemu Oyku dan memuji rancangannya, Onem pergi menemui Bulent. Onem cemas karena Bulent tidak menjawab telponnya. Bulent ternyata marah pada Onem karena tidak peduli pada orang lain termasuk ibunya Oyku. Onem tidak menanggapi dan hanya pergi tapi dia sempat berkata bahwa dia sudah mencoba menolongnya, sebagai penjahit bukan seorang pelayan.

Dilain tempat, Oyku ingin memberi kejutan untuk Ayaz. Dia akhirnya meminta bantuan pada Mete karena Seyma sedang sibuk. Oyku mendatangi Mete dikantornya untuk meminta kunci rumah Ayaz. Oyko juga menjelaskan pada Mete bahwa dia ingin memberi kejutan untuk Ayaz. Oyku juga memberi saran pada Mete sebelum pergi untuk membuat kejutan juga pada Seyma.

Post a Comment