ellieve.com - Rencana Burcu untuk mendamaikan Ayaz dan Oyku dimulai. Emre diminta menyanyikan lagu-lagu cinta saat penampilannya dipanggung untuk pertama kali. Namun, cara itu tidak berhasil membuat hubungan Ayaz dan Oyku membaik. Justru Ayaz pergi meninggalkan tempat tersebut. Melihat itu, Oyku buru-buru mengejarnya.
Di luar, Ayaz mengatakan pada Oyku bahwa dia sudah memutuskan satu hal, dia tidak mengharapkan Oyku lagi. Ayaz berharap Oyku tidak menghubunginya lagi. Dalam hatinya, Oyku sebenarnya sakit mendengar kata-kata Ayaz. Namun, dia hanya bisa menyetujui semua kata-kata Ayaz.
Dilain tempat, Mete mengajak Seyma keluar. Seyma mengikuti Mete karena berpikir Mete akan memberikannya sebuah kejutan. Mete lalu mengajaknya ke sebuah rumah mewah yang sebelumnya pernah mereka datangi. Seyma merasa hatinya sangat senang dan berbunga-bunga. Dia berpikir Mete sudah menyewa rumah itu untuk tempat tinggal mereka berdua. Namun, semua pikiran Seyma salah, Mete justru tiba-tiba marah. Mete meminta Seyma berkata jujur karena dia tidak ingin dibayang-bayangi masa lalu Seyma yang tidak dia ketahui selama ini. Mete kemudian memutuskan hubungannya dengan Seyma lalu meninggalkan Seyma di rumah tersebut. Seyma benar-benar hancur saat itu, dia bingung harus berbuat apa.
Setelah pergi, Mete lalu menghubungi Ayaz untuk bertemu. Ayaz ternyata sudah menunggunya di depan rumahnya. Paginya, mereka berdua bertemu Bulent. Bulent terlihat kaget, karena tiba-tiba Mete pulang setelah beberapa lama. Namun dia juga syok, karena Mete pulang bersama dengan Ayaz dan tampak berantakan. Mereka bertiga kemudian sarapan bersama. Ketika Bulent sedang menyiram tanaman, Ayaz dan Mete sadar bahwa mereka harus kembali ke kehidupan nyata sebelum disibukkan dengan urusan cinta. Mereka harus kembali mengurus perusahaan yang sudah susah payah dibangun selama ini. Untuk merayakan kembalinya Mete, Bulent menyiram keduanya dengan air. Kebahagiaan terlihat sekali dari pancaran mata dan tawa Bulent, Mete, dan Ayaz kala itu. Ditengah kebahagiaan itu, Burcu pun juga datang dan ikut bergabung. Mete dan Ayaz sampai tercebur di kolam sedangkan Bulent Ayah Mete malah terus menyiraminya.
Dilain tempat, Seyma yang patah hati kemudian menghubungi Oyku untuk bertemu. Selang beberapa lama, Oyku pun mendatangi Seyma. Oyku mendengar Mete meninggalkan Seyma. Namun, Oyku tidak bisa berbuat apa-apa karena Oyku sendiri pun juga sedang mengalami patah hati karena sikap Ayaz. Akhirnya, mereka pun sepakat untuk menyibukkan diri agar bisa melupakan masalah mereka masing-masing.
Di butik, Oyku dipanggil oleh Onem. Oyku dipercaya untuk membuat rancangan dalam peragaan busana yang akan digelar oleh Evren. Oyku sangat senang mendengarnya karena akhirnya dia bisa mendapatkan kepercayaan penuh dari Onem. Oyku mengajak Seyma untuk menyelesaikan proyek tersebut. Mendengar kabar tersebut, Olcay sangat cemburu. Dia kesal karena Onem lebih percaya pada Oyku daripada dirinya.
Karena senangnya Oyku saat itu sampai menari-nari riang setelah keluar dari ruangan Onem. Oyku tidak menyadari bahwa Onem saat itu juga keluar dari ruangan karena ada urusan lain. Hal itu membuat Oyku malu dilihat oleh Onem.
Dilain tempat, Emre menelpon Burcu dan meminta Burcu datang ke tempat kerjanya. Emre mengatakan akan memberikan kejutan untuk Burcu. Mendengar itu, Burcu merasa sangat senang. Burcu berpikir bahwa Emre akan mengutarakan perasaan padanya. Setelah selesai menelpon Burcu, Emre juga menelpon Ayaz. Dia meminta Ayaz ikut memberi kejutan untuk Burcu. Ayaz mengatakan akan datang. Namun, Emre melarang Ayaz mengajak Mete, karena dia merasa tidak enak hati jika Mete ikut memberi kejutan untuk Burcu.
Burcu kemudian menelpon Oyku dan minta Oyku ikut ke restoran Koray untuk menemui Emre. Tapi Burcu melarang Oyku mengajak Seyma dalam acara tersebut. Dirumah Oyku, Burcu sedang bersiap-siap untuk pergi menemui Emre. Burcu meminta Oyku dan Sibel untuk mendandaninya. Dia bingung tapi juga senang, bingung harus berbuat apa untuk acara malam itu.
Post a Comment